
Lahat – Kepala Jasa Raharja Cabang Lahat, Arya Aditya, menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektoral dalam rangka kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Tahun 2026 yang diselenggarakan di Polres Lahat, Senin 2 Maret 2026. Kegiatan ini diikuti oleh unsur Forkopimda, Dinas Perhubungan, Satpol PP, instansi kesehatan, serta stakeholder terkait lainnya.
Rapat koordinasi tersebut bertujuan untuk menyamakan persepsi, memperkuat sinergi, dan memastikan kesiapan seluruh instansi dalam mendukung pengamanan arus mudik dan balik Hari Raya Idul Fitri 2026. Fokus pembahasan meliputi pemetaan titik rawan kecelakaan dan kemacetan, kesiapan pos pengamanan dan pos pelayanan, strategi rekayasa lalu lintas, hingga optimalisasi layanan bagi masyarakat.
Dalam forum tersebut, Kepala Cabang Jasa Raharja Lahat, menyampaikan komitmen penuh Jasa Raharja dalam mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, khususnya dalam aspek perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas.
“Kami siap mendukung penuh pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 melalui optimalisasi koordinasi dengan kepolisian, rumah sakit, dan stakeholder terkait. Jasa Raharja memastikan proses penjaminan dan penyerahan santunan kepada korban kecelakaan lalu lintas dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan sesuai ketentuan,” ujar Arya.
Lebih lanjut, Arya menegaskan bahwa sinergi lintas sektoral menjadi kunci dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas selama periode arus mudik dan balik. Jasa Raharja juga akan mengintensifkan langkah preventif melalui partisipasi dalam kegiatan imbauan keselamatan serta dukungan pada pos terpadu yang didirikan selama operasi berlangsung.
Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh stakeholder memiliki kesiapan yang matang, baik dari sisi personel, sarana dan prasarana, maupun mekanisme penanganan kejadian di lapangan, sehingga pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 di wilayah hukum Polres Lahat dapat berjalan aman, tertib, dan lancar.
Jasa Raharja Cabang Lahat berkomitmen untuk terus hadir memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat serta berperan aktif dalam upaya menciptakan keselamatan berlalu lintas, khususnya pada momentum Hari Raya Idul Fitri yang identik dengan peningkatan mobilitas Masyarakat.
